My Blog

Apa Itu Programming & Cara Kerjanya #1

3 min read

Belajar programming bukan sekadar belajar bahasa, tetapi belajar cara berpikir dan memecahkan masalah secara logis—sebuah skill penting di era digital.

Apa Itu Programming & Cara Kerjanya #1

Programming (pemrograman) adalah proses menulis instruksi atau perintah kepada komputer agar dapat melakukan tugas tertentu. Instruksi tersebut ditulis menggunakan bahasa pemrograman, seperti Python, JavaScript, Java, C++, dan lain-lain.

Sederhananya, programming adalah cara manusia berkomunikasi dengan komputer agar komputer dapat:

  • Mengolah data

  • Membuat aplikasi atau website

  • Menjalankan sistem otomatis

  • Menyelesaikan masalah tertentu

Tanpa programming, komputer hanyalah mesin yang tidak tahu harus berbuat apa.

Mengapa Programming Penting?

Programming menjadi fondasi utama di era digital karena digunakan dalam hampir semua bidang, seperti:

  • 💻 Aplikasi & Website

  • 📱 Mobile App (Android & iOS)

  • 🏦 Sistem perbankan & keuangan

  • 🤖 Kecerdasan buatan (AI)

  • 🎮 Game development

  • 📊 Data analysis & automation

Hampir semua teknologi modern bekerja berdasarkan kode program.

Apa Itu Bahasa Pemrograman?

Bahasa pemrograman adalah alat yang digunakan programmer untuk menulis instruksi ke komputer. Setiap bahasa memiliki fungsi dan karakteristik berbeda.

Contoh bahasa pemrograman populer:

  • Python → mudah dipelajari, data, AI, automation

  • JavaScript → website & web app

  • Java → aplikasi enterprise & Android

  • C/C++ → sistem & performa tinggi

  • PHP → website backend

Walaupun bahasanya berbeda, logika dasarnya sama.

Cara Kerja Programming

Berikut alur sederhana cara kerja programming:

1. Programmer Menulis Kode

Programmer menulis instruksi dalam bahasa pemrograman menggunakan teks editor atau IDE (Integrated Development Environment).

Contoh instruksi sederhana:

“Jika pengguna menekan tombol, tampilkan pesan.”

2. Kode Diterjemahkan oleh Komputer

Komputer tidak memahami bahasa manusia. Oleh karena itu:

  • Compiler atau Interpreter menerjemahkan kode

  • Kode diubah menjadi bahasa mesin (0 dan 1)

Setiap bahasa pemrograman memiliki cara penerjemahan sendiri.

3. Program Dieksekusi

Setelah diterjemahkan:

  • Komputer menjalankan instruksi satu per satu

  • Proses dilakukan secara berurutan dan logis

Jika ada kesalahan (bug), program tidak berjalan sesuai harapan.

4. Output Dihasilkan

Hasil dari program bisa berupa:

  • Tampilan di layar

  • Perhitungan data

  • Penyimpanan ke database

  • Respon otomatis (email, notifikasi, dll)

Konsep Dasar dalam Programming

Walaupun bahasanya berbeda, hampir semua programming memiliki konsep dasar berikut:

1. Input

Data yang dimasukkan ke dalam program
Contoh: nama pengguna, angka, klik tombol

2. Proses

Logika atau aturan yang mengolah input
Contoh: perhitungan, pengecekan kondisi

3. Output

Hasil dari proses
Contoh: teks, grafik, laporan

Logika dalam Programming

Programming sangat bergantung pada logika berpikir, bukan hanya hafalan kode.

Contoh logika sederhana:

  • Jika nilai ≥ 75 → Lulus

  • Jika nilai < 75 → Tidak lulus

Logika ini disebut conditional (if–else) dan menjadi dasar hampir semua program.

Contoh Sederhana Programming dalam Kehidupan Sehari-hari

Programming mirip dengan memberi resep:

  1. Ambil bahan

  2. Panaskan wajan

  3. Masukkan minyak

  4. Masukkan telur

  5. Masak hingga matang

Jika urutannya salah, hasilnya juga salah — sama seperti program komputer.

Siapa Saja yang Perlu Belajar Programming?

Programming tidak hanya untuk “orang IT”. Saat ini berguna untuk:

  • Pelajar & mahasiswa

  • Profesional non-IT (automation & productivity)

  • Pebisnis & entrepreneur

  • Data analyst & marketer

  • UI/UX Designer & Product Manager

Memahami dasar programming membantu berpikir lebih sistematis dan logis.

Kesimpulan

Programming adalah proses memberi instruksi kepada komputer agar dapat menyelesaikan tugas tertentu. Cara kerjanya dimulai dari penulisan kode, penerjemahan oleh komputer, eksekusi instruksi, hingga menghasilkan output.

Belajar programming bukan sekadar belajar bahasa, tetapi belajar cara berpikir dan memecahkan masalah secara logis—sebuah skill penting di era digital.

Share:
Luthfi Azizi

Luthfi Azizi

With extensive experience in the insurance industry, Luthfi Azizi combines his expertise in IT, business development, and financial analysis to help companies modernize their systems. He writes about digitalization, financial automation, and the evolving landscape of insurance technology.

luthfiazizi11@gmail.com

Comments

Loading comments...