My Blog

Cara Berpikir Logis #0

6 min read

Cara berpikir logis membantu menyusun langkah sistematis, memahami sebab–akibat, dan memecahkan masalah secara terstruktur sebelum menulis kode.

Cara Berpikir Logis #0

Salah satu kemampuan terpenting dalam pemrograman bukanlah menghafal sintaks bahasa, melainkan cara berpikir logis dan sistematis. Cara berpikir logis membantu seorang programmer memahami masalah dengan benar sebelum menuliskannya ke dalam kode. Tanpa pola pikir ini, proses coding sering kali menjadi trial and error, sulit dikembangkan, dan rawan bug.

Berpikir logis adalah fondasi utama yang menentukan kualitas solusi dalam pengembangan perangkat lunak.

Tujuan Cara Berpikir Logis

🎯 Melatih pola pikir sistematis untuk memecahkan masalah sebelum menulis kode.

Dengan berpikir logis, programmer mampu:

  • Memahami masalah secara menyeluruh

  • Menyusun solusi yang terstruktur

  • Menghindari kesalahan sejak tahap perencanaan

  • Menulis kode yang lebih rapi dan mudah dipelihara

Konsep Utama Cara Berpikir Logis

1. Problem Decomposition

Problem decomposition adalah kemampuan memecah masalah besar menjadi beberapa bagian kecil yang lebih mudah dipahami dan diselesaikan.

Contoh:
Masalah “membuat sistem login” tidak langsung diselesaikan sekaligus, tetapi dipecah menjadi:

  • Mengambil input pengguna

  • Memvalidasi data

  • Mencocokkan dengan database

  • Menentukan hasil login

Dengan cara ini, solusi menjadi lebih jelas dan terstruktur.

2. Logical Flow

Logical flow adalah urutan proses yang jelas dan masuk akal dari awal hingga akhir.

Dalam pemrograman, setiap langkah harus:

  • Memiliki tujuan

  • Menghasilkan output yang relevan

  • Mengalir secara logis ke langkah berikutnya

Logical flow membantu mencegah lompatan logika yang membingungkan dan sulit dipahami oleh programmer lain.

3. Cause–Effect Thinking

Cause–effect thinking adalah kemampuan memahami hubungan sebab dan akibat.

Dalam konteks pemrograman:

  • Jika input salah → sistem menolak

  • Jika data valid → proses dilanjutkan

  • Jika kondisi terpenuhi → aksi dijalankan

Pola ini sangat penting dalam membuat sistem yang responsif dan sesuai aturan bisnis.

4. Thinking Before Coding

Thinking before coding berarti membiasakan diri untuk:

  • Memahami masalah terlebih dahulu

  • Menyusun langkah solusi

  • Baru kemudian menulis kode

Pendekatan ini mengurangi kesalahan dan membuat proses debugging jauh lebih mudah.

Pola Logika Dasar dalam Pemrograman

Cara berpikir logis dalam pemrograman dibangun dari tiga pola utama:

1. Sequential (Urutan)

Proses dijalankan secara berurutan dari langkah pertama hingga terakhir.

Contoh:

  • Input data

  • Proses data

  • Tampilkan hasil

2. Decision (Percabangan)

Pengambilan keputusan berdasarkan kondisi tertentu.

Contoh:

  • Jika data valid → lanjut

  • Jika data tidak valid → tampilkan pesan error

3. Repetition (Pengulangan)

Proses yang dijalankan berulang kali selama kondisi terpenuhi.

Contoh:

  • Mengolah daftar data

  • Menampilkan item satu per satu

Ketiga pola ini menjadi dasar dari seluruh algoritma dan program komputer.

Contoh Kasus: Proses Login Pengguna

Untuk memahami cara berpikir logis, berikut contoh alur proses login:

  1. User memasukkan email dan password

  2. Sistem memvalidasi apakah input kosong atau tidak

  3. Sistem mencocokkan data dengan database

  4. Jika data sesuai → login berhasil

  5. Jika data tidak sesuai → login gagal

Dengan alur ini, programmer dapat dengan mudah menerjemahkannya ke dalam algoritma atau kode program.

Hasil Belajar yang Diharapkan

Setelah memahami cara berpikir logis, kita diharapkan mampu:

  • Menyusun solusi dalam bentuk langkah-langkah logis

  • Memahami alur masalah sebelum coding

  • Mengurangi kesalahan dalam penulisan program

  • Menulis kode yang lebih terstruktur dan mudah dikembangkan

📌 Fokus utama bukan seberapa cepat menulis kode, tetapi seberapa tepat solusi yang dibuat.

Kesimpulan

Cara berpikir logis adalah pondasi utama dalam pemrograman. Dengan membiasakan diri berpikir sistematis, memecah masalah, dan menyusun alur solusi sebelum menulis kode, seorang programmer akan menghasilkan program yang lebih berkualitas, efisien, dan mudah dipelihara.

Programmer hebat bukan yang paling cepat menulis kode,
tetapi yang paling tepat dalam menyusun solusi.

Contoh Algoritma & Pseudocode

(Cara Berpikir Logis)

1️⃣ Contoh Algoritma Sederhana

Kasus: Menentukan Lulus atau Tidak Lulus

Masalah: Sistem menentukan hasil kelulusan berdasarkan nilai.

Algoritma (Langkah Logis)

  1. Mulai

  2. Ambil nilai ujian

  3. Jika nilai ≥ 75

    • Tampilkan "Lulus"

  4. Jika nilai < 75

    • Tampilkan "Tidak Lulus"

  5. Selesai

Pseudocode

START
  INPUT nilai
  IF nilai >= 75 THEN
    OUTPUT "Lulus"
  ELSE
    OUTPUT "Tidak Lulus"
  ENDIF
END

📌 Catatan:
Pseudocode membantu memahami logika tanpa terikat bahasa pemrograman.

2️⃣ Contoh Algoritma Percabangan

Kasus: Validasi Login

Masalah: Sistem memvalidasi login user.

Algoritma

  1. Mulai

  2. Ambil email dan password

  3. Jika email atau password kosong

    • Tampilkan pesan error

  4. Jika tidak kosong

    • Cocokkan data

  5. Jika cocok → Login berhasil

  6. Jika tidak cocok → Login gagal

  7. Selesai

Pseudocode

START
  INPUT email, password
  IF email == EMPTY OR password == EMPTY THEN
    OUTPUT "Input tidak boleh kosong"
  ELSE
    IF data_valid THEN
      OUTPUT "Login berhasil"
    ELSE
      OUTPUT "Login gagal"
    ENDIF
  ENDIF
END

3️⃣ Contoh Algoritma Perulangan

Kasus: Menampilkan Angka 1 sampai 5

Algoritma

  1. Mulai

  2. Set angka = 1

  3. Selama angka ≤ 5

  • Tampilkan angka

  • Tambah angka 1

  1. Selesai

Pseudocode

START
  SET angka = 1
  WHILE angka <= 5 DO
    OUTPUT angka
    angka = angka + 1
  ENDWHILE
END

Latihan Berpikir Logis – Algoritma & Pseudocode

🟢 LEVEL 1 — DASAR

Latihan 1

Masalah: Menentukan apakah angka lebih besar dari 10

Algoritma

  1. Mulai

  2. Ambil angka

  3. Jika angka > 10

    • Tampilkan "Lebih besar dari 10"

  4. Jika tidak

    • Tampilkan "Tidak lebih besar dari 10"

  5. Selesai

Pseudocode

START
  INPUT angka
  IF angka > 10 THEN
    OUTPUT "Lebih besar dari 10"
  ELSE
    OUTPUT "Tidak lebih besar dari 10"
  ENDIF
END

Pembahasan

Latihan ini melatih decision making sederhana dan pemahaman operator perbandingan.

Latihan 2

Masalah: Menampilkan pesan “Selamat Datang” sebanyak 3 kali

Algoritma

  1. Mulai

  2. Set hitung = 1

  3. Selama hitung ≤ 3

    • Tampilkan "Selamat Datang"

    • Tambah hitung 1

  4. Selesai

Pseudocode

START
  SET hitung = 1
  WHILE hitung <= 3 DO
    OUTPUT "Selamat Datang"
    hitung = hitung + 1
  ENDWHILE
END

Pembahasan

Latihan ini memperkenalkan konsep repetition (looping).

🔵 LEVEL 2 — CONDITIONAL

Latihan 3

Masalah: Menentukan diskon belanja

Algoritma

  1. Mulai

  2. Ambil total belanja

  3. Jika total ≥ 500000

    • Diskon 10%

  4. Jika tidak

    • Tidak ada diskon

  5. Tampilkan total bayar

  6. Selesai

Pseudocode

START
  INPUT total
  IF total >= 500000 THEN
    totalBayar = total * 0.9
  ELSE
    totalBayar = total
  ENDIF
  OUTPUT totalBayar
END

Pembahasan

Melatih percabangan dengan hasil berbeda dan perhitungan sederhana.

Latihan 4

Masalah: Validasi form login

Algoritma

  1. Mulai

  2. Ambil username dan password

  3. Jika salah satu kosong

    • Tampilkan error

  4. Jika tidak

    • Tampilkan “Form valid”

  5. Selesai

Pseudocode

START
  INPUT username, password
  IF username == EMPTY OR password == EMPTY THEN
    OUTPUT "Form tidak valid"
  ELSE
    OUTPUT "Form valid"
  ENDIF
END

Pembahasan

Latihan ini menekankan cause–effect thinking dalam validasi data.

🟣 LEVEL 3 — LOOPING & DATA

Latihan 5

Masalah: Menampilkan semua nilai dalam sebuah daftar

Algoritma

  1. Mulai

  2. Ambil daftar nilai

  3. Untuk setiap nilai

    • Tampilkan nilai

  4. Selesai

Pseudocode

START
  FOR setiap nilai IN daftarNilai DO
    OUTPUT nilai
  ENDFOR
END

Pembahasan

Memperkenalkan loop berbasis data (collection).

Latihan 6

Masalah: Menghitung jumlah data dalam array

Algoritma

  1. Mulai

  2. Ambil daftar data

  3. Set jumlah = 0

  4. Loop setiap data

    • Tambah jumlah 1

  5. Tampilkan jumlah

  6. Selesai

Pseudocode

START
  SET jumlah = 0
  FOR setiap item IN data DO
    jumlah = jumlah + 1
  ENDFOR
  OUTPUT jumlah
END

Pembahasan

Melatih pemahaman iterasi dan counter.

🔴 LEVEL 4 — LOGIKA KOMBINASI

Latihan 7

Masalah: Menghitung rata-rata dan menentukan kelulusan

Algoritma

  1. Mulai

  2. Ambil daftar nilai

  3. Hitung total nilai

  4. Hitung rata-rata

  5. Jika rata-rata ≥ 75 → Lulus

  6. Jika tidak → Tidak Lulus

  7. Selesai

Pseudocode

START
  SET total = 0
  FOR setiap nilai IN daftarNilai DO
    total = total + nilai
  ENDFOR
  rata = total / jumlahData

  IF rata >= 75 THEN
    OUTPUT "Lulus"
  ELSE
    OUTPUT "Tidak Lulus"
  ENDIF
END

Pembahasan

Latihan ini menggabungkan looping + conditional + perhitungan.

Latihan 8

Masalah: Login dengan maksimal 3 percobaan

Algoritma

  1. Mulai

  2. Set percobaan = 0

  3. Selama percobaan < 3

    • Ambil username & password

    • Jika benar → Login berhasil, berhenti

    • Jika salah → Tambah percobaan

  4. Jika percobaan = 3 → Login gagal

  5. Selesai

Pseudocode

START
  SET percobaan = 0
  WHILE percobaan < 3 DO
    INPUT username, password
    IF data_valid THEN
      OUTPUT "Login berhasil"
      STOP
    ELSE
      percobaan = percobaan + 1
    ENDIF
  ENDWHILE
  OUTPUT "Login gagal"
END

Pembahasan

Ini adalah contoh logika dunia nyata yang sering dipakai di sistem keamanan.

🎯 RANGKUMAN PEMBELAJARAN

Dari latihan ini, kita belajar:
✔ Menyusun algoritma sebelum coding
✔ Menulis pseudocode dengan struktur jelas
✔ Menggunakan sequential, decision, dan repetition
✔ Memahami alur logika aplikasi nyata

Jika algoritma sudah benar,
menulis kode hanya soal menerjemahkan logika.

Share:
Luthfi Azizi

Luthfi Azizi

With extensive experience in the insurance industry, Luthfi Azizi combines his expertise in IT, business development, and financial analysis to help companies modernize their systems. He writes about digitalization, financial automation, and the evolving landscape of insurance technology.

luthfiazizi11@gmail.com

Comments

Loading comments...