My Blog

Cara Melakukan Push-Up yang Benar #4

2 min read

Artikel ini membahas cara melakukan push-up yang benar untuk pemula agar aman, efektif, dan hasil latihan lebih maksimal.

Cara Melakukan Push-Up yang Benar #4

Push-up adalah salah satu latihan bodyweight paling dasar dan efektif untuk melatih kekuatan tubuh bagian atas. Meski terlihat sederhana, banyak orang melakukan push-up dengan teknik yang salah sehingga hasilnya kurang optimal dan berisiko cedera.

Artikel ini membahas cara melakukan push-up yang benar, mulai dari posisi awal, teknik gerakan, hingga kesalahan yang sering terjadi.

Manfaat Push-Up

Push-up melatih beberapa otot sekaligus, antara lain:

  • Otot dada

  • Otot bahu

  • Otot lengan (tricep)

  • Otot inti (core)

Latihan ini juga membantu meningkatkan daya tahan dan stabilitas tubuh.

Posisi Awal Push-Up yang Benar

Sebelum memulai gerakan, pastikan posisi tubuh sudah tepat.

Langkah posisi awal:

  • Posisikan tubuh telungkup di lantai

  • Letakkan telapak tangan sedikit lebih lebar dari bahu

  • Luruskan kaki ke belakang, bertumpu pada ujung kaki

  • Jaga tubuh lurus dari kepala hingga tumit

  • Pandangan ke lantai, leher rileks

Posisi awal yang benar adalah kunci push-up yang efektif.

Teknik Gerakan Push-Up

Lakukan push-up dengan gerakan terkontrol dan stabil.

Cara melakukan gerakan:

  • Turunkan tubuh secara perlahan dengan menekuk siku

  • Jaga siku mengarah ke belakang, bukan melebar berlebihan

  • Turunkan dada mendekati lantai

  • Dorong tubuh kembali ke posisi awal sambil menghembuskan napas

Pastikan otot perut tetap aktif agar tubuh tidak melengkung.

Pernapasan yang Tepat

Pernapasan sering diabaikan saat push-up.

Aturan sederhana:

  • Tarik napas saat menurunkan tubuh

  • Hembuskan napas saat mendorong tubuh ke atas

Pernapasan yang benar membantu menjaga tenaga dan ritme latihan.

Kesalahan Umum Saat Push-Up

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemula:

  • Pinggul terlalu turun atau terlalu naik

  • Siku terlalu melebar ke samping

  • Gerakan terlalu cepat tanpa kontrol

  • Leher menunduk atau mendongak berlebihan

Menghindari kesalahan ini membantu mencegah cedera.

Modifikasi Push-Up untuk Pemula

Jika push-up standar terasa berat, pemula bisa mencoba modifikasi berikut:

  • Push-up dengan lutut menyentuh lantai

  • Push-up di dinding

  • Push-up dengan tangan di kursi atau meja

Modifikasi ini tetap efektif dan lebih aman untuk pemula.

Tips Agar Push-Up Lebih Efektif

Agar hasil latihan maksimal:

  • Fokus pada teknik, bukan jumlah

  • Lakukan 2–3 set dengan repetisi sesuai kemampuan

  • Istirahat 30–60 detik antar set

  • Latihan secara konsisten

Kualitas gerakan lebih penting daripada kuantitas.

Kesimpulan

Melakukan push-up dengan cara yang benar sangat penting untuk mendapatkan manfaat maksimal dan menghindari cedera. Dengan posisi tubuh yang tepat, teknik gerakan yang terkontrol, dan pernapasan yang baik, push-up bisa menjadi latihan dasar yang sangat efektif.

Bagi pemula, jangan ragu memulai dari versi modifikasi dan tingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan.

Share:
Luthfi Azizi

Luthfi Azizi

With extensive experience in the insurance industry, Luthfi Azizi combines his expertise in IT, business development, and financial analysis to help companies modernize their systems. He writes about digitalization, financial automation, and the evolving landscape of insurance technology.

luthfiazizi11@gmail.com

Comments

Loading comments...