My Blog

Function & Procedure dalam JavaScript #7

2 min read

Penjelasan dasar Function dan Procedure di JavaScript untuk menulis kode yang terstruktur, reusable, dan mudah di maintain.

Function & Procedure dalam JavaScript #7

Dalam pemrograman JavaScript, function merupakan salah satu konsep paling fundamental. Function memungkinkan developer menulis kode yang terstruktur, reusable, dan mudah dipelihara.
Istilah procedure sebenarnya tidak dikenal secara formal di JavaScript, namun secara konsep sering digunakan untuk membedakan function yang mengembalikan nilai dan function yang hanya menjalankan proses.

Apa Itu Function?

Function adalah blok kode yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu dan dapat dipanggil berulang kali.

Karakteristik Function

  • Dapat menerima parameter

  • Dapat mengembalikan nilai (return value)

  • Membantu mengurangi duplikasi kode

  • Meningkatkan keterbacaan dan maintainability

Contoh Function dengan Return Value

function tambah(a, b) {
  return a + b;
}

let hasil = tambah(5, 3);
console.log(hasil); // 8

Pada contoh di atas:

  • tambah adalah function

  • a dan b adalah parameter

  • return mengembalikan hasil perhitungan

Apa Itu Procedure? (Konsep)

Dalam konteks JavaScript, procedure merujuk pada function yang:

  • Tidak mengembalikan nilai (return)

  • Digunakan untuk menjalankan aksi atau proses tertentu

Contoh Procedure

function tampilkanPesan(nama) {
  console.log("Halo, " + nama + "!");
}

tampilkanPesan("Luthfi");

Function ini:

  • Menjalankan proses (menampilkan pesan)

  • Tidak menghasilkan nilai balik

Perbedaan Function dan Procedure (Konseptual)

Aspek

Function

Procedure

Return value

Ada

Tidak ada

Tujuan

Menghasilkan data

Menjalankan proses

Output

Nilai

Aksi (console, DOM, dll)

Contoh penggunaan

Perhitungan, validasi

Logging, notifikasi

Catatan: Secara teknis di JavaScript, semua adalah function, namun pemisahan ini penting secara konseptual dan desain kode.

Jenis-Jenis Function di JavaScript

1. Function Declaration

function salam() {
  console.log("Halo Dunia");
}

2. Function Expression

const salam = function() {
  console.log("Halo Dunia");
};

3. Arrow Function (ES6)

const salam = () => {
  console.log("Halo Dunia");
};

Arrow Function dengan Return Singkat

const kali = (a, b) => a * b;

Parameter dan Argument

  • Parameter: Variabel dalam definisi function

  • Argument: Nilai yang dikirim saat function dipanggil

function hitungDiskon(harga, diskon) {
  return harga - (harga * diskon);
}

hitungDiskon(100000, 0.1);

Default Parameter

function sapa(nama = "User") {
  console.log("Halo, " + nama);
}

sapa(); // Halo, User

Function sebagai Best Practice

Penggunaan function yang baik akan:

  • Memecah program menjadi bagian kecil (modular)

  • Mempermudah debugging

  • Mempercepat pengembangan tim

  • Meningkatkan skalabilitas aplikasi

Contoh Modularisasi

function validasiEmail(email) {
  return email.includes("@");
}

function submitForm(email) {
  if (validasiEmail(email)) {
    console.log("Email valid");
  } else {
    console.log("Email tidak valid");
  }
}

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Function terlalu panjang

  • Nama function tidak deskriptif

  • Terlalu banyak parameter

  • Tidak konsisten antara function dan procedure

Kesimpulan

Function dan procedure merupakan fondasi penting dalam JavaScript.
Walaupun JavaScript tidak membedakan secara eksplisit, memahami konsep ini membantu developer menulis kode yang bersih, terstruktur, dan profesional.

Function digunakan untuk menghasilkan nilai, sedangkan procedure digunakan untuk menjalankan proses. Kombinasi keduanya menciptakan aplikasi yang efisien dan mudah dikembangkan.

Share:
Luthfi Azizi

Luthfi Azizi

With extensive experience in the insurance industry, Luthfi Azizi combines his expertise in IT, business development, and financial analysis to help companies modernize their systems. He writes about digitalization, financial automation, and the evolving landscape of insurance technology.

luthfiazizi11@gmail.com

Comments

Loading comments...