My Blog

Resume Buku Grit – Angela Duckworth

2 min read

kesuksesan luar biasa muncul bukan dari bakat, melainkan dari orang-orang yang bertahan lebih lama, bekerja lebih keras, dan tidak mudah terganggu oleh situasi sulit.

Resume Buku Grit – Angela Duckworth

Angela Duckworth memperkenalkan konsep “Grit”: kombinasi dari passion (ketekunan jangka panjang) dan perseverance (daya tahan menghadapi kesulitan). Menurutnya, grit lebih menentukan kesuksesan dibanding bakat atau kecerdasan.

Apa Itu GRIT?

Passion (Konsistensi Tujuan Jangka Panjang)

  • Bukan sekadar minat sesaat.

  • Tetap fokus pada tujuan yang sama selama bertahun-tahun.

  • Membangun identitas dan arah hidup yang stabil.

Perseverance (Ketekunan & Ketahanan)

  • Terus berusaha meski gagal.

  • Mau kembali bangkit setelah kecewa.

  • Menjalani latihan berat untuk mencapai level “mahir”.

Intinya: Grit = Konsisten + Gigih dalam jangka panjang.

Insight Penting dari Buku

1. Bakat itu penting, tapi bukan faktor penentu

Banyak orang terlalu mengagungkan “talenta”, padahal kerja keras jangka panjang lebih berperan pada kesuksesan.

2. Usaha dihitung dua kali

Duckworth menjelaskan formula:

Skill = Talent × Effort
Achievement = Skill × Effort

Usaha bukan hanya membangun skill—usaha juga mengubah skill menjadi prestasi.

3. Deliberate Practice

Hasil luar biasa datang dari latihan yang:

  • fokus,

  • bertahap,

  • ada feedback,

  • terus diulang.

Bukan latihan yang nyaman, tapi latihan yang “menyakitkan dan meningkatkan”.

4. Makna menggerakkan kegigihan

Tujuan martabat (purpose) mendorong orang untuk tetap bertahan dalam jangka panjang. Grit tumbuh ketika seseorang merasa apa yang ia lakukan punya arti.

5. Lingkungan memengaruhi grit

Dukungan keluarga, guru, mentor, maupun budaya kerja yang kuat membuat seseorang lebih tahan banting.

6. Grit bisa dipelajari

Kegigihan bukan bakat lahir, melainkan karakter yang bisa dibangun.

Cara Mengembangkan Grit

1. Tujuan Jangka Panjang yang Jelas

Tetapkan “north star” — tujuan besar yang benar-benar penting.

2. Cari passion yang konsisten

Eksplorasi dulu → pilih → fokus.
Passion dibangun, bukan ditemukan secara instan.

3. Latihan Deliberate

Luangkan waktu untuk latihan yang menantang dan terstruktur.

4. Disiplin menghadapi kegagalan

Jadikan kegagalan sebagai data, bukan alasan untuk berhenti.

5. Bangun tujuan bermakna (purpose)

Hubungkan pekerjaan dengan kontribusi terhadap orang lain.

6. Lingkungan yang mendukung

Bergabung dengan komunitas yang memiliki budaya effort, komitmen, dan standar tinggi.

Kesimpulan

Buku Grit menegaskan bahwa kesuksesan luar biasa muncul bukan dari bakat, melainkan dari orang-orang yang bertahan lebih lama, bekerja lebih keras, dan tidak mudah terganggu oleh situasi sulit. Dengan passion yang konsisten dan ketekunan jangka panjang, siapa pun dapat mencapai hasil besar.

Share:
Luthfi Azizi

Luthfi Azizi

With extensive experience in the insurance industry, Luthfi Azizi combines his expertise in IT, business development, and financial analysis to help companies modernize their systems. He writes about digitalization, financial automation, and the evolving landscape of insurance technology.

luthfiazizi11@gmail.com

More from this category

Comments

Loading comments...